Lewati ke konten
← Kembali ke berita
Kodepos News

Muhammadiyah Tarik Tim EMT dari Flores, Siapkan Sekolah Tangguh Bencana

Muhammadiyah menarik relawan Emergency Medical Team (EMT) Batch 2 dari wilayah terdampak gempa Flores pada September 2026, tetapi pelayanan kemanusiaan tetap dilanjutkan melalui program penguatan penyintas pascabencana.

Ketua PP Muhammadiyah dr. Agus Taufiqurrahman menyampaikan hal itu saat mengunjungi Rumah Sakit Lapangan EMT Type 1 Fixed Muhammadiyah di Dampek, Manggarai Timur, pada Sabtu, 20 September 2026. Ia mengatakan penarikan relawan tidak berarti berakhirnya pelayanan bagi masyarakat terdampak.

Melalui Lembaga Resiliensi Bencana atau Muhammadiyah Disaster Management Center, Muhammadiyah menyiapkan program penguatan masyarakat pascabencana. Salah satu rencana yang disebutkan ialah Sekolah Tangguh Bencana untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai tanggung jawab bersama dalam menghadapi bencana.

Agus mengatakan penanganan bencana membutuhkan kerja sama lintas pihak, sektor, dan iman. Ia menyebut Muhammadiyah sebelumnya telah mengirim relawan dengan berbagai kompetensi ke Myanmar-Bangladesh, Turki, dan sejumlah negara lain.

Muhammadiyah juga menyatakan pelayanan di wilayah terdampak gempa Flores diberikan kepada seluruh penyintas tanpa membedakan keyakinan agama. Agus menegaskan organisasi itu akan tetap hadir selama negara membutuhkan kontribusi dalam penanganan bencana dan persoalan kemanusiaan.